Peran Cetakan Permanen dalam Die Casting
Ya, pengecoran mati secara ketat menggunakan cetakan permanen , yang biasanya dibuat dari baja tahan panas berkekuatan tinggi. Tidak seperti pengecoran pasir atau pengecoran investasi di mana cetakan dihancurkan untuk mengambil bagiannya, die casting bergantung pada cetakan baja yang dapat digunakan kembali yang dirancang untuk tahan terhadap ribuan siklus produksi di bawah tekanan dan suhu ekstrem.
Sifat permanen ini adalah ciri khas dari proses tersebut, yang memungkinkan terjadinya produksi yang cepat dan bervolume tinggi dari komponen logam identik dengan variasi dimensi minimal antara unit pertama dan kesepuluh ribu.
Komposisi Bahan Cetakan Die Casting
Cetakan "permanen" yang digunakan dalam die casting lebih tepat digambarkan sebagai alat yang "umur panjang". Karena harus tahan terhadap guncangan termal logam cair dan tekanan mekanis akibat injeksi tekanan tinggi, pemilihan material sangatlah penting.
Bahan Perkakas Umum
- Baja Perkakas H13: Standar industri untuk die casting aluminium dan magnesium karena ketahanannya yang sangat baik terhadap kelelahan termal.
- Baja P20: Sering digunakan untuk die casting seng atau untuk blok penahan yang menopang sisipan die utama.
- Paduan Tungsten: Dicadangkan untuk aplikasi ekstrem yang memerlukan ketahanan panas yang unggul untuk mencegah erosi jamur.
Perbandingan Harapan Hidup Cetakan Die Casting
Meskipun cetakannya bersifat permanen, umurnya terbatas. Umur panjangnya sangat bergantung pada titik leleh paduan yang disuntikkan. Titik leleh yang lebih rendah menghasilkan tekanan termal yang lebih sedikit, sehingga memperpanjang umur cetakan secara signifikan.
| Tipe Paduan | Bahan Cetakan Khas | Perkiraan Umur Alat (Siklus) |
|---|---|---|
| Paduan Seng | Baja H13 atau P20 | 500.000 – 1.000.000 |
| Paduan Aluminium | Baja H13 Premium | 100.000 – 200.000 |
| Paduan Magnesium | Baja H13 | 150.000 – 250.000 |
| Paduan Tembaga/Kuningan | Baja Pekerjaan Panas Khusus | 5.000 – 50.000 |
Keuntungan Utama Menggunakan Dies Baja Permanen
Peralihan dari cetakan sementara ke perkakas permanen yang digunakan dalam die casting menawarkan beberapa manfaat konstruktif bagi produsen yang berfokus pada skalabilitas.
Stabilitas Dimensi Luar Biasa
Karena cetakan baja tidak berubah bentuk antar siklus, bagian yang dihasilkan tetap terjaga toleransi ketat (biasanya ±0,1 mm) . Tingkat presisi ini sering kali menghilangkan kebutuhan akan pemesinan sekunder, sehingga menghemat waktu dan uang.
Permukaan Selesai dan Detail
Cetakan permanen dipoles hingga tingkat kehalusan yang tinggi. Ketika logam disuntikkan di bawah tekanan, ia menangkap setiap detail permukaan cetakan, menghasilkan hasil akhir yang lebih unggul dari hampir semua metode pengecoran lainnya.
Ekonomi Perkakas Die Casting
Meskipun penggunaan cetakan permanen menguntungkan, namun memerlukan investasi awal yang signifikan. Rekayasa dan pemesinan cetakan baja H13 yang rumit dapat memakan biaya berapa pun $5.000 hingga lebih dari $100.000 tergantung kompleksitasnya.
Namun, untuk produksi yang melebihi 2.000 buah, biaya per unit turun drastis. Kecepatan siklus die casting—seringkali memproduksi komponen baru setiap 30 hingga 60 detik—menjadikannya pilihan paling ekonomis untuk produk elektronik konsumen, komponen otomotif, dan perangkat keras yang diproduksi secara massal.
